perjalanan @nova

Apakah kamu Yesus ? … Selamat Paskah 2008

Maret 21, 2008 · 8 Tanggapan

apelBeberapa tahun yang lalu, sekelompok salesman menghadiri sales meeting di Chicago. Mereka telah berjanji pada istri-istri mereka bahwa mereka akan mempunyai cukup waktu untuk makan malam bersama di rumah pada hari Jumat. Namun ternyata meeting tersebut menghabiskan lebih banyak waktu dari yang diperkirakan dan molor dari waktu yang telah dijadwalkan. Akibatnya, dengan tiket pesawat dan tas mereka di tangan, mereka berlari menyerobot pintu airport, tergesa-gesa mengejar penerbangan pulang. Ketika mereka sedang berlari-lari, salah satu dari mereka TIDAK SENGAJA menendang sebuah meja yang digunakan seorang gadis untuk menjual apel, dan apel-apel itu beterbangan.

Tanpa berhenti atau menoleh ke belakang, mereka semua akhirnya berhasil masuk ke dalam pesawat dalam detik-detik terakhir pesawat itu tinggal landas. Semua, kecuali satu. Dia berhenti, menghela napas panjang, bergumul dengan perasaannya lalu tiba-tiba rasa kasihan menyelimuti dirinya untuk gadis penjual apel tersebut. Ia berteriak kepada teman-temannya untuk pergi tanpa dirinya. Sambil melambaikan tangan, meminta salah satu temannya menelpon istrinya, bahwa ia akan mengambil penerbangan berikutnya.

apple & girlKemudian, ia kembali ke pintu terminal dimana banyak berceceran buah apel di lantai. Gadis penjual apel itu berumur 16 tahun dan TERNYATA BUTA ! Gadis itu sedang menangis sesenggukan, air matanya mengalir turun di pipinya. Dia sedang berusaha meraih buah buah apel yang bertebaran diantara kerumunan orang-orang yang berseliweran di sekitarnya. Tanpa seorangpun berhenti atau peduli untuk membantunya!
Salesman itu berlutut disampingnya, mengumpulkan apel-apel itu, menaruhnya kembali dalam keranjang. Dan membantu memajangnya di meja seperti semula. Seketika itu ia menyadari bahwa banyak apel yang rusak. Ia mulai menyortir apel yang rusak itu ke dalam keranjang yang lain. Setelah selesai, pria ini mengeluarkan uang dari dompetnya dan berkata kepada si gadis tsb, “Ini ambillah US$20 untuk semua kerusakan apel ini. Apakah engkau tidak apa-apa? Gadis itu menggeleng, dengan masih berlinangan air mata.

Pria itu melanjutkan dengan, “Saya harap saya tidak merusak harimu dengan parah.” Ketika pria ini mulai beranjak pergi, gadis penjual yang buta ini memanggilnya, “Tuan…..” Pria ini berhenti, dan menoleh ke belakang untuk menatap kedua matanya yang buta. Gadis ini melanjutkan, “APAKAH ENGKAU YESUS?” Pria itu terpana…..

Kemudian, dengan langkah yang lambat, ia berjalan masuk untuk mengejar penerbangan berikutnya. Dan pertanyaan itu terus menerus berbicara didalam hatinya, “Apakah engkau YESUS?”
Apakah orang-orang mengira bahwa engkau YESUS? Bukankah itu tujuan hidup kita? Untuk menjadi serupa dengan YESUS sehingga setiap orang tidak melihat perbedaan ketika kita hidup dan berinteraksi di dalam dunia yang buta dan tidak mampu melihat kasih dan anugrah NYA.

Jika kita mengaku bahwa kita mengenal DIA, kita harus hidup, berjalan dan bertindak seperti YESUS. Mengenal YESUS adalah lebih dalam daripada hanya sekedar mengutip kata-kata dari alkitab, atau hanya pergi ke gereja. Mengenal YESUS adalah MENGHIDUPKAN FIRMANNYA hari demi hari.

golgotaKita semua seperti buah apel di mata Allah.
Meskipun kita rusak dan cacat ketika kita terjatuh, Allah berhenti, mengerjakan dan mengangkat kita semua ke suatu bukit yang bernama Kalvari.
Allah membayar penuh semua kerusakan kita!

Oleh karena itu, marilah kita mulai menjalani hidup sesuai dengan harga yang telah dibayarkan Allah untuk kita.

Blessings on all of you!

Selamat paskah 2008.

Kategori: perjalanan (agama) · perjalanan (cerita)
Ditandai: , , , ,

Kopi Asin dan kisahku

Maret 21, 2008 · 2 Tanggapan

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.

Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, “Kita pulang aja yuk…?”.

kopi asinNamun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, “Bisa minta garam buat kopi saya?” Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.

Si gadis dengan penasaran bertanya, “Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?”

Si pria menjawab, “Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana.”

Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, perduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya, dan keluarganya.

Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua.

Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli … betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu!

Untung ada kopi asin!

Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.

Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, “Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu … tentang kopi asin.”

Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk merubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa pun.

Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. kopi dan gadis Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi.

Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam? Si gadis pasti menjawab, “Rasanya manis.”

Kadang anda merasa anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat anda tentang seseorang itu bukan seperti yang anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi.

Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula.

======================================================

Sebuah cerita berbeda maknanya bagi setiap orang. Bagiku cerita ini salah satu yang terbaik. Cerita di atas selalu berpindah setiap aku mengganti handphone. Cerita tadi salah satu yang wajib ada karena selalu menjadi bagian dari perjalananku. Minimal dalam kehidupan keluargaku.

Kopi Asin akan selalu mengingatkanku ketika aku bertemu istriku. Bahwa saat itu aku menyukainya, sangat sangat menyukainya. Dan ketika rasa itu mulai menghambar, cerita kopi asin lah yang selalu mengingatkan. Mengingatkan momen-momen indah saat aku begitu menyukainya dan mengapa aku begitu menyukainya.

Namun aku melakukan sebuah kesalahan, kesalahan yang sangat besar kepada istriku. Yang membuat kopi asin tak lagi mampu menjadi harapan.
…. mau tau ?

Kesalahanku adalah … menunjukkan cerita ini kepada istriku !!!

kopiku Sehingga saat aku bilang masakannya enak..
 dia bilang “ach.. kopi asin”
        
      Saat aku bilang dia cantik..
      dia bilang “ach.. kopi asin”
             
             Setiap aku memujinya
             dia cuma berucap .. “ach.. kopi asin”

Hehehe.. nampaknya aku perlu kopi yang lain lagi … :)

Nb :
buat istriku .. kamu indah bagiku terlepas kopi itu asin ato manis.

Kategori: perjalanan (cerita) · perjalanan (keluarga)
Ditandai: , , , , , , ,

Orang yang Lahir Pahing Cenderung Gampang Menangis, Sekilas Penanggalan Jawa

Maret 21, 2008 · 16 Tanggapan

Orang lahir Pahing cenderung mudah haru dan mudah untuk tergugah emosinya

Kalimat itu diucapkan oleh Bapak ku dalam konteks bahwa orang tersebut mudah meneteskan airmata jika melihat atau mendengar suatu kisah sedih ato mengharukan. Secara aku pahing tentu saja aku hanya diam dan tersenyum memendam perasaan, orang jawa gitu lho :) . Benarkah orang Pahing gampang tersulut emosinya? Bukankah yang dibilang “emosinya” sehingga harusnya bukan cuma yang mengharukan tapi juga yang membikin marah? Melihat sifatku pribadi secara jujur aku mengakui hal itu. Melihat Nanny 911, Three Whises, Oprah, ato Ghost Whisperer aku cenderung untuk “mbrambang”. Bukan hanya film yang mellow tapi juga yang menyenangkan semacam MTV Pimp My Ride, aku cenderung gampang ikut senang. Dan mungkin juga karena bagiku sebuah kemarahan hanya perwujudan tidak bisa mengendalikan emosi, maka aku cenderung untuk menghindari menjadi gampang marah.

Eh, Pahing itu apa sih?

Oops lupa. Pahing ato Paing merupakan suatu bagian dari sistem penanggalan Jawa. Pahing merupakan bagian dari hari (dina) pasaran (Pancawara) yang meliputi 5 hari pasaran yaitu Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage. Yang masing-masing bisa dirinci lagi berdasarkan warna yaitu Kliwon : warna hijau, Legi : putih, Pahing : merah, Pon : kuning, dan Wage : hitam atau pun sifat yaitu Kliwon ditafsirkan memiliki sifat alam seperti batu, Legi : api, Pahing : air, Pon : kayu dan Wage : angin.

Dan selain hari pasaran tadi masih ada lagi Sadwara – Paringkelan yaitu perhitungan hari dengan siklus 6 harian, Saptawara – Padinan : perhitungan hari dengan siklus 7 harian, Hastawara – Padewan : perhitungan hari dengan siklus 8 harian, Sangawara – Padangon : perhitungan hari dengan siklus 9 harian, Wuku : perhitungan hari dengan siklus mingguan dari 30 wuku, Sasi Jawa : ada 12, Tahun Jawa : ada 8, Windu : umurnya 8 tahun, Lambang : umurnya 8 tahun, Kurup : umurnya 15 windu atau 120 tahun, dan Mangsa : jumlahnya 12. Keseluruhan inilah yang disebut sistim Penanggalan Jawa ato Penanggalan Jawa Candrasangkala . Ribet ya .. :) Dan bukan hanya itu, masing-masing memiliki pengaruh pada kehidupan manusia yang terlahir saat itu. Ya mirip lah dengan Zodiak Yunani ato Hosroskop China.

Kalo pengen tau sifat dasar karakter masing-masing penanggalan itu ada beberapa macam buku yang bisa dibaca seperti Primbon Betaljemur Adammakna, Lukmanakim Adammakna, dan Bektijamal. Dan jangan minjam aku ya karena aku juga gak punya, Bapakku tuh yang masih punya.

Primbon merupakan “buku sakti” karena memuat berbagai penafsiran oleh para leluhur dari suatu kejadian. Bagi orang jawa pada khusus nya, primbon tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Meski agama telah mengambil sebagian besar kepercayaan tersebut tetapi terkadang dengan alasan tertentu primbon masih tetap disimpan dan dibuka jika ada suatu kejadian penting seperti gempa bumi, mimpi buruk/baik, tanggal pernikahan, dan sebagainya. Unik nya dalam buku-buku primbon tersebut selalu di tegaskan bahwa seluruh isi merupakan sebuah penafsiran dan pengamatan tetapi kepada Tuhan lah semuanya itu berpulang.

Menurut kepercayaan Jawa, arti dari suatu peristiwa (dan karakter dari seseorang yang lahir dalam hari tertentu) dapat ditentukan dengan menelaahnya menurut berbagai macam perhitungan penanggalan jawa. Salah satu penggunaan yang umum dari metode ramalan ini dapat ditemukan dalam sistem hari kelahiran Jawa yang disebut wetonan. Wetonan paling gampang digunakan karena hanya melihat dino pasaran dan hari lahir. Untuk kasus aku ya Minggu Pahing ato Ahad Pahing, karena aku lahir pada hari Minggu dan dino pasaran Pahing.

Apalagi sih wetonan itu?

Sedikit disebut di atas bahwa Weton merupakan gabungan dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, dll.) dengan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perputaran ini berulang setiap 35 (7 x 5) hari, sehingga menurut perhitungan Jawa hari kelahiran anda berulang setiap lima minggu dimulai dari hari kelahiran anda. Bagi sebagian orang jawa pada hari weton ini dibuatkan semacam selametan ato bancakan berupa bubur merah putih (bubur ketan dan bubur putih). Tradisi ini sudah tidak dilakukan lagi oleh keluargaku. Tetapi dulu sewaktu nenek ku masih ada, jika aku kesana dan ada bubur merah putih tadi, dapat dipasti karena ada salah satu anggota keluarga yang sedang “berulang weton”. Bahkan pernah sewaktu aku kesana pas minggu pahing dibilang itu untuk aku. So sweet …

Berdasarkan perhitungan weton dan primbon, maka Minggu Pahing :
Menurut pengertian tradisional, orang yang lahir pada hari Minggu Pahing diakui memiliki kemampuan yang mengagumkan di bidang apa saja yang digelutinya. Mereka adalah pribadi-pribadi kuat yang mampu mempertahankan pendapatnya dalam keadaan sulit sekalipun. Tetapi mereka juga berpikiran luas dan cenderung ditanggapi dengan baik dalam lingkungan sosial. Anehnya, kelompok ini dapat benar-benar ahli dalam menyembunyikan (atau memendam) perasaan-perasaan yang tidak enak seperti kemarahan, kesedihan, atau penyesalan. Kontrol diri semacam itu sangat menguntungkan bagi seorang politikus, doktor UGD, atau agen rahasia. Namun, semoga sifat ini tidak berakibat pula pada terpendamnya perasaan-perasaan yang semestinya ditunjukkan secara terbuka kepada orang-orang yang mereka cintai.

Lho, Dit, kok kamu tau sifat Minggu Pahing berarti punya Primbon dong?

Hehehe.. hari gini …pake google dong … salah satunya di sini. Ato ambil saja disini karena aku dah unggah / upload dalam bentu DOC.

Wah lengkap juga ya. Lha kalo mau tau weton kita apa gimana caranya?

Jangan takut disini dah aku unggah softwarenya. Cuma karena bentuknya EXE jadi unduh / download dulu trus ganti ekstensi PPT dengan ZIP baru bisa dipakai.

Oke deh dicoba. Lalu gimana dengan sistem penanggalan yang lainnya dan apakah ada perhitungan yang lebih lengkap seperti borythem, cari jodoh, pantangan hari ini, dll dll seperti yang ada di primbon? Apa musti google terus?

Ya mestinya begitu. Tapi karena aku lagi berbaik hati ya silaken diunduh. Cuma sekali lagi musti di ganti ekstensinya dengan ZIP.

Dan, sekali lagi ditegaskan bahwa semua itu hanya ramalan dan semua kembali kepada Tuhan yang maha kuasa. Sebisa mungkin ambil yang baik dan jika ada yang jelek ya berhati-hati. Jangan karena gak cocok jodoh nya trus putus ama pacar. Masak kita kalah ama ramalan. Selamat menghitung hari, meramal nasib, ato … jadi dukun. :D

Catatan :
Situs yang menjadi rujukan dan dimana software di atas berasal :
http://www.indospiritual.com/
http://www.sekarjagad.org/
http://www.durjana.com/

Kategori: perjalanan (diri)
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , ,