perjalanan @nova

Orang yang Lahir Pahing Cenderung Gampang Menangis, Sekilas Penanggalan Jawa

Maret 21, 2008 · & Komentar

Orang lahir Pahing cenderung mudah haru dan mudah untuk tergugah emosinya

Kalimat itu diucapkan oleh Bapak ku dalam konteks bahwa orang tersebut mudah meneteskan airmata jika melihat atau mendengar suatu kisah sedih ato mengharukan. Secara aku pahing tentu saja aku hanya diam dan tersenyum memendam perasaan, orang jawa gitu lho :) . Benarkah orang Pahing gampang tersulut emosinya? Bukankah yang dibilang “emosinya” sehingga harusnya bukan cuma yang mengharukan tapi juga yang membikin marah? Melihat sifatku pribadi secara jujur aku mengakui hal itu. Melihat Nanny 911, Three Whises, Oprah, ato Ghost Whisperer aku cenderung untuk “mbrambang”. Bukan hanya film yang mellow tapi juga yang menyenangkan semacam MTV Pimp My Ride, aku cenderung gampang ikut senang. Dan mungkin juga karena bagiku sebuah kemarahan hanya perwujudan tidak bisa mengendalikan emosi, maka aku cenderung untuk menghindari menjadi gampang marah.

Eh, Pahing itu apa sih?

Oops lupa. Pahing ato Paing merupakan suatu bagian dari sistem penanggalan Jawa. Pahing merupakan bagian dari hari (dina) pasaran (Pancawara) yang meliputi 5 hari pasaran yaitu Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage. Yang masing-masing bisa dirinci lagi berdasarkan warna yaitu Kliwon : warna hijau, Legi : putih, Pahing : merah, Pon : kuning, dan Wage : hitam atau pun sifat yaitu Kliwon ditafsirkan memiliki sifat alam seperti batu, Legi : api, Pahing : air, Pon : kayu dan Wage : angin.

Dan selain hari pasaran tadi masih ada lagi Sadwara – Paringkelan yaitu perhitungan hari dengan siklus 6 harian, Saptawara – Padinan : perhitungan hari dengan siklus 7 harian, Hastawara – Padewan : perhitungan hari dengan siklus 8 harian, Sangawara – Padangon : perhitungan hari dengan siklus 9 harian, Wuku : perhitungan hari dengan siklus mingguan dari 30 wuku, Sasi Jawa : ada 12, Tahun Jawa : ada 8, Windu : umurnya 8 tahun, Lambang : umurnya 8 tahun, Kurup : umurnya 15 windu atau 120 tahun, dan Mangsa : jumlahnya 12. Keseluruhan inilah yang disebut sistim Penanggalan Jawa ato Penanggalan Jawa Candrasangkala . Ribet ya .. :) Dan bukan hanya itu, masing-masing memiliki pengaruh pada kehidupan manusia yang terlahir saat itu. Ya mirip lah dengan Zodiak Yunani ato Hosroskop China.

Kalo pengen tau sifat dasar karakter masing-masing penanggalan itu ada beberapa macam buku yang bisa dibaca seperti Primbon Betaljemur Adammakna, Lukmanakim Adammakna, dan Bektijamal. Dan jangan minjam aku ya karena aku juga gak punya, Bapakku tuh yang masih punya.

Primbon merupakan “buku sakti” karena memuat berbagai penafsiran oleh para leluhur dari suatu kejadian. Bagi orang jawa pada khusus nya, primbon tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Meski agama telah mengambil sebagian besar kepercayaan tersebut tetapi terkadang dengan alasan tertentu primbon masih tetap disimpan dan dibuka jika ada suatu kejadian penting seperti gempa bumi, mimpi buruk/baik, tanggal pernikahan, dan sebagainya. Unik nya dalam buku-buku primbon tersebut selalu di tegaskan bahwa seluruh isi merupakan sebuah penafsiran dan pengamatan tetapi kepada Tuhan lah semuanya itu berpulang.

Menurut kepercayaan Jawa, arti dari suatu peristiwa (dan karakter dari seseorang yang lahir dalam hari tertentu) dapat ditentukan dengan menelaahnya menurut berbagai macam perhitungan penanggalan jawa. Salah satu penggunaan yang umum dari metode ramalan ini dapat ditemukan dalam sistem hari kelahiran Jawa yang disebut wetonan. Wetonan paling gampang digunakan karena hanya melihat dino pasaran dan hari lahir. Untuk kasus aku ya Minggu Pahing ato Ahad Pahing, karena aku lahir pada hari Minggu dan dino pasaran Pahing.

Apalagi sih wetonan itu?

Sedikit disebut di atas bahwa Weton merupakan gabungan dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, dll.) dengan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perputaran ini berulang setiap 35 (7 x 5) hari, sehingga menurut perhitungan Jawa hari kelahiran anda berulang setiap lima minggu dimulai dari hari kelahiran anda. Bagi sebagian orang jawa pada hari weton ini dibuatkan semacam selametan ato bancakan berupa bubur merah putih (bubur ketan dan bubur putih). Tradisi ini sudah tidak dilakukan lagi oleh keluargaku. Tetapi dulu sewaktu nenek ku masih ada, jika aku kesana dan ada bubur merah putih tadi, dapat dipasti karena ada salah satu anggota keluarga yang sedang “berulang weton”. Bahkan pernah sewaktu aku kesana pas minggu pahing dibilang itu untuk aku. So sweet …

Berdasarkan perhitungan weton dan primbon, maka Minggu Pahing :
Menurut pengertian tradisional, orang yang lahir pada hari Minggu Pahing diakui memiliki kemampuan yang mengagumkan di bidang apa saja yang digelutinya. Mereka adalah pribadi-pribadi kuat yang mampu mempertahankan pendapatnya dalam keadaan sulit sekalipun. Tetapi mereka juga berpikiran luas dan cenderung ditanggapi dengan baik dalam lingkungan sosial. Anehnya, kelompok ini dapat benar-benar ahli dalam menyembunyikan (atau memendam) perasaan-perasaan yang tidak enak seperti kemarahan, kesedihan, atau penyesalan. Kontrol diri semacam itu sangat menguntungkan bagi seorang politikus, doktor UGD, atau agen rahasia. Namun, semoga sifat ini tidak berakibat pula pada terpendamnya perasaan-perasaan yang semestinya ditunjukkan secara terbuka kepada orang-orang yang mereka cintai.

Lho, Dit, kok kamu tau sifat Minggu Pahing berarti punya Primbon dong?

Hehehe.. hari gini …pake google dong … salah satunya di sini. Ato ambil saja disini karena aku dah unggah / upload dalam bentu DOC.

Wah lengkap juga ya. Lha kalo mau tau weton kita apa gimana caranya?

Jangan takut disini dah aku unggah softwarenya. Cuma karena bentuknya EXE jadi unduh / download dulu trus ganti ekstensi PPT dengan ZIP baru bisa dipakai.

Oke deh dicoba. Lalu gimana dengan sistem penanggalan yang lainnya dan apakah ada perhitungan yang lebih lengkap seperti borythem, cari jodoh, pantangan hari ini, dll dll seperti yang ada di primbon? Apa musti google terus?

Ya mestinya begitu. Tapi karena aku lagi berbaik hati ya silaken diunduh. Cuma sekali lagi musti di ganti ekstensinya dengan ZIP.

Dan, sekali lagi ditegaskan bahwa semua itu hanya ramalan dan semua kembali kepada Tuhan yang maha kuasa. Sebisa mungkin ambil yang baik dan jika ada yang jelek ya berhati-hati. Jangan karena gak cocok jodoh nya trus putus ama pacar. Masak kita kalah ama ramalan. Selamat menghitung hari, meramal nasib, ato … jadi dukun. :D

Catatan :
Situs yang menjadi rujukan dan dimana software di atas berasal :
http://www.indospiritual.com/
http://www.sekarjagad.org/
http://www.durjana.com/

Kategori: perjalanan (diri)
yang berkaitan: , , , , , , , , , , , , , ,

9 tanggapan so far ↓

  • Pyrrho // Maret 22, 2008 pada 1:38 am

    Makasih link-nya mas…. Saya ternyata Sabtu Legi dan waktu baca penafsirannya….. hmmmm… kok banyak yang mirip ya ? :)

    # wah dah ada yang coba ya .. ati-ati pake ramalan dari orang tua mas.. kalo gak percaya bisa kuwalat .. hehehehe.. piss

  • serdadu95 // Maret 23, 2008 pada 7:31 pm

    tengkiu sangat…
    anak saya wetonya sabtu pahing… kata ortu wataknya sangat keras dan kenyataannya memang demikian so adakah saran buat saya Kang… gimana caranya ngadepin anak yg berweton sbtu pahing….??? (*salam kenal*)

    # waduh saya kan minggu pahing .. secara itungan weton saya cuma 14 (minggu 5 + pahing 9) dan anak sampeyan 18 (sabtu 9 dan pahing 9) .. gimana bisa ngadepin anak sampeyan :D .. coba panggil nanny 911 dech ..
    maaf mas.. saya cuma cari tau kenapa saya suka “mbrambang” .. dan gak paham yang lainnya.. maaf ..

  • wiro // April 3, 2008 pada 6:40 am

    wah infonya bermanfaat neh.. khususnya buat sy yang darah jawa tapi g tau sama skali kebudayaan jawa… (skr lagi pengen belajar banyak neh… )…
    salam kenal bro…

    # sama-sama mas .. emang itu maksudnya

  • wasis // April 18, 2008 pada 10:46 am

    mbah, weton kula selasa legi, pripun bab rejeki lan jodohipun kula?

    -halah malah konsultasi ik, ga pake kembang setaman kan?-

  • Poppy // Mei 5, 2008 pada 8:49 pm

    sama dong, saya minggu pahing juga :D
    kata mamaku minggu pahing tu “keras” wataknya hehehe…ah ga segitunya yaa? ;p

    # di cek pake software yg ada di artikel itu mbak.. bener minggu pahing gak? sebab setauku emang keras kepala.. meski gak sekeras sabtu pahing

  • alim // Mei 13, 2008 pada 8:34 am

    thank

    # sama-sama

  • moh irfan hakim // Mei 13, 2008 pada 9:50 pm

    aku juga sabtu pahing,kok dak keras kepala tuh,pa emang yang sabtu pahing tu punya watak kaya gtu?

    # pahingnya yang bikin keras mas.. sabtu pahing dari hitungan weton itu angkanya paling tinggi, sehingga sering dituduh keras kepala dan mau menang sendiri. tetapi memang dasarnya dah paling tinggi maka semua yang menjadi pemikirannya biasanya mudah diterima orang lain dan mampu memenangkan perdebatan untuk “memaksakan” pendapatnya. sabtu pahing = calon pemimpin, kata orang tua.

  • the hermawanov // Juni 7, 2008 pada 9:04 pm

    maturnuwun mas software primbon nya, sungguh membantu. dulu pas masih kuliyah di djokdja saya pernah punya lengkap, tapi sekarang udah nggak tau entah dimana :)

    saya Rabu Legi, ada yg sama nggak yak?
    btw, bahasa jawa di software banyak yg advance, saya yg cuma pande ngoko ini jadi sering tulalit :D

    # ayo yg rebo legi ngumpul.. :D wah saya juga cuma bisa ngoko mas

  • Agung // Juni 23, 2008 pada 12:21 am

    Mas, saya lahir sabtu pahing 1 suro
    Kira2 seperti apa ya..
    Suwun mas…

    # waduh mas.. saya cuma unggah aja.. bukan dukun :D

Tinggalkan Komentar