perjalanan @nova

Entries categorized as ‘perjalanan (umum)’

Hanya Orang Gila yang Hobby Nonton Bola

Juli 7, 2008 · Tidak ada Komentar

Hobby kok nonton bola?

Gw selalu gak habis pikir kalo mendengar orang bilang tergila-gila nonton bola. Ampe dibela-belain begadang semaleman. Giliran ronda malem kagak mau. Tapi giliran ada bola, dibela-belain beli kopi dan makanan kecil. Saking semangatnya begadang, esoknya ngantuk. Males kerja, bikin pala pusing. Trus tidur seharian di kantor. Payah.. yang namanya begadang tuh kalo ada kerjaan hingga musti lembur. Ato ikutan ronda biar kampung aman. Ato wirid-an ampe subuh biar bener tuh otak ama hati. Eh malah gara-gara nonton bola.. paling-paling bilangnya, dah hobby sih. Huuu…

Kemaren malah ada yang berantem gara-gara nonton bola. Saking semangatnya ngedukung tuh tim kesayangannya sampe gak mikirin perasaan orang. Lha pan tiap orang gak sama idolanya. Ya ribut dah. Mana kagak satu lawan satu lagi, keroyokan. Kagak mirip ama yang di tipi yang katanya Fair Play gitu deh.. Pairple dari hongkong?!

Mau yang lebih gila ?

Kategori: perjalanan (diri) · perjalanan (umum)
Tagged: , , , , , , ,

Pelajaran di balik kenaikan harga BBM

Mei 31, 2008 · & Komentar

Kenaikan harga BBM dibuktikan sudah. Akhirnya dengan ke-tambeng-annya pemerintah tetap menaikkan harga BBM meskipun banyak yang menolaknya. Banyak orang makin susah, kemiskinan makin banyak, pemerintah tidak peka, dan masih banyak lagi alasan lainnya. Penunggang alasan dibalik kenaikan harga BBM juga gak kalah banyak, mengatasnamakan penderitaan rakyat mulai mengecam orang lain, menyalahkan orang lain seakan jika dia yang memimpin maka harga BBM gak akan dinaikkan, mulailah era dimana dia salah dan aku benar. Nah sekarang saatnya pemain politik bermain.

Semua perdebatan tentu mengundang emosi jika kita tetap berpandangan bahwa kita benar dan dia salah. Kita dikelompok pandai dan dia dikelompok bodoh. Tetapi sebuah perdebatan tentu akan semakin memperkaya kita jika kita mau belajar dan mau memahami kenapa orang bisa berbeda pendapat dengan kita. Inilah waktu yang tepat untuk memahami sesuatu dari sudut pandang yang baru. Belajar dari kenyataan hidup.

Beberapa hal baru yang aku dapat dari perdebatan tentang kenaikan harga BBM antara lain :

1. Puchasing Power Parity (PPP)
ppp
Iklan Wiranto tentang kemiskinan penduduk Indonesia sesuai data Bank Dunia sebesar 49,5% banyak dipakai sebagai dasar bahwa rakyat miskin akan semakin miskin jika BBM dinaikkan. Beberapa demo mengusung angka ini, hasil pencarian atas angka dari Bank Dunia ini menunjukkan sesuatu yang menarik yaitu bahwa angka 49,5% merupakan jumlah penduduk dengan standar daya beli masyarakat kurang dari 2 dolar US per hari PPP. Angka US$2 PPP digunakan agar bisa diperbandingkan antar negara yang tergabung dalam World Bank. Dalam perbandingan antar negara digunakanlah nilai tukar US$ padahal nilai riil uang sebesar 2 dolar di negara maju dan di negara berkembang sangat berbeda dengan demikian nilai belinya juga berbeda. Dasar pengukuran dalam PPP bermacam-macam umumnya berupa kebutuhan pokok yang bisa dikonsumsi masyarakat, semisal telur ato Big Mac (Mac-D). Berapa peringkat Indonesia jika diliat dari PPP bisa diliat di sini. Laporan Bank Dunia bisa di donlot disini. Pelajaran penting, bahwa iklan -apalagi iklan politik- jangan ditelan mentah-mentah.

2. Indonesia net Importir Minyak
net importirEksportir minyak seperti Indonesia kok terpengaruh pada harga minyak dunia? Harusnya untung dong.Ternyata sejak tahun 2004 Indonesia sudah bukan lagi negara pengekspor minyak murni, karena kebutuhan minyak lebih tinggi dari pada konsumsinya. Sebagian dari kebutuhan ini diperoleh dari Impor. Bahkan karena sudah net Importir ini maka dengan kesadaran sendiri keluar dari OPEC pada tahun ini. Sebenernya Indonesia pun masih mengekspor minyak, karena minyak kualitas Indonesia lebih bagus maka diekspor ke luar negeri, dan kemudian impor minyak mentah dengan kualitas yang sesuai dengan kilang minyak di Indonesia. Maksudnya kilang kita gak bisa ngolah minyak kualitas bagus ya? Hus.. jelas :D

3. Minyak tidak sama dengan premium

rupa-rupa hasil dari minyak mentahSelama ini kupikir minyak yang ditambang dari perut bumi cuma perlu sedikit pengolahan untuk menjadi bahan bakar kendaraan ternyata tidak sesederhana itu. Minyak mentah setelah diolah ternyata cuma sekitar 50% yang menjadi bensin yang lainnya minyak tanah, aspal, pelumas, dan beberapa produk sampingan yang terkadang tidak bernilai.

4. Subsidi dan Perhitungannya
Subsidi bukan merupakan uang keluar. Negara mempunyai minyak dari bumi (bukan beli) dan dengan biaya pengolahan yang kecil maka negara tetap untung pada berapa pun harga yang dijual ke rakyatnya. Pernyataan ini tentu sering kita dengar akhir-akhir ini terutama di koran internet. Sudah banyak bantahan atas tulisan itu misalnya disini dan disini, bahkan terkadang tidak dimuat di kolom komentar atas artikel di koran tersebut. Yang mungkin perlu dipahami adalah kalimat subsidi ada dan dihitung di dalam APBN, di bagian Pengeluaran Negara. Dalam kontek ini musti dibaca sebagai pencatatan akuntansi dimana harus diperbandingkan antara Pendapatan dan Pengeluaran (Accounting Principles : Matching Cost Again Revenue).

5. APBN dan APBN-P
Masih ada banyak jalan untuk tidak menaikkan harga BBM. Nasionalisasi perusahaan minyak asing, kejar koruptor BLBI, berantas korupsi, sewain pulau, dan lainnya. Intinya pemerintah belum mencoba beberapa alternatif kok malah menaikkan minyak. Tentu saja semua benar tetapi yang juga harus diliat dalam kehidupan kenegaraan adalah peraturan perundang-undangan. Dari sekian alternatif yang ada Undang-undang APBN-P yang memberi celah bahwa harga BBM bisa dinaikkan jika harga minyak dunia mencapai US$100/barrel, liat pasal 7 dan pasal 14 ayat 2 UU APBN-P 2008. Dan kata siapa menyelamatkan APBN bukan menyelamatkan rakyat? Baca disini.

6. Penjelasan Pemerintah
Dalam keadaan negara serba tidak jelas seperti saat kenaikan BBM kemaren, terbayang satu sosok yang selalu muncul memberi penjelasan kenapa pemerintah melakukan hal ini, hal itu, dan hal apapun. Harmoko, si hari-hari omong.. :D Tetapi kemaren Ibu Mulyani dengan analogi anak demam mampu sedikit menjelaskan kenapa opsi kenaikan ini diambil. Dan akhirnya meski terlambat ada juga penjelasan dari pemerintah seperti tercantum disini.

7. Penjelasan versi Malaysia
Beberapa pendapat soal BBM menyinggung tentang negara lain yang tidak terpengaruh dengan kenaikan harga BBM semisal Iran, Venezuela, Brunei, Arab Saudi, Mesir, dan Malaysia. Udah banyak berita tentang demonstrasi yang dilakukan rakyat suatu negara karena kenaikan harga BBM dinegaranya, termasuk berita di enam negara diatas. Mungkin file penjelasan mengenai subsidi kerajaan dan subsidi dan kenaikan harga barang bisa sedikit membantu memahami dari sudut pandang pemerintah negara lain.

8. Pajak juga Solusi
Semua penolakan atas kenaikan harga BBM hanya berkisar tentang kemiskinan dan tindakan pemerintah. Tidak banyak yang membahas tentang peningkatan penerimaan pemerintah terutama dari sisi pajak. Jika harga BBM tetap rendah tentu semua hepi kecuali pemerintah. Jika BBM dinaikkan pemerintah hepi, dan rakyat tidak (meskipun jangka panjangnya hepi juga). Tetapi jika pajak dinaikkan ato digenjot, maka semuanya hepi. Pemerintah tentu akan mendapatkan banyak tambahan penerimaan jika pajak digalakkan. Jumlah orang yang terdaftar sebagai Wajib Pajak dan mempunyai NPWP hanya sekitar 5 juta dari 230 juta penduduk Indonesia. Jika saja semua penduduk yang seharusnya termasuk dalam kriteria Wajib Pajak (baik karena kewajiban subyektif ato obyektifnya terpenuhi) membayar pajaknya tentu pendapatan negara akan membesar dengan seketika, pemerintah akan hepi. Tetapi apakah rakyat akan hepi, tentu saja. Lho kok bisa? Ya karena emang itu sudah kewajibannya, yang tidak mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak umumnya karena ketidakmauan dan ketidak pedulian bahwa sebenernya dia sudah termasuk dalam kriteria harus terdaftar dan membayar pajak. Jadi istilahnya emang sudah seharusnya dan bukan merupakan beban tambahan. Kebijakan Sunset Policy yang udah diberlakukan taon ini hendaknya bisa dijadikan momentum untuk membantu mengentaskan kemiskinan dengan membayar pajak.

9. Hemat Energi
Lho apa hubungannya dengan BBM ? Jelas ada. Hemat energi termasuk didalamnya hemat BBM, listrik dan air. Dengan hemat BBM berarti mengurangi jumlah BBM yang dikonsumsi yang berarti akan mengurangi beban subsidi. Lalu, listrik di Indonesia dipasok oleh pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar gas, minyak (diesel) dan batubara. Penggunaan bahan bakar minyak jelas merupakan konsumsi BBM sehingga jika kita hemat listrik tentu akan mengurangi penggunaan bahan bakarnya. Halah kejauhan Dit.. apalagi hubungannya dengan hemat air? Hehehe.. maap, tadi kan kita dah ngomongi tentang APBN dan penyelamatannya, trus untuk menaikkan sisi Pendapatanya sudah disinggung dikit yaitu pajak, nah sisi Pengeluarannya itu ada Subsidi, Dana Bagi Hasil, dan juga Belanja Negara. Belanja negara itu termasuk didalemnya pembayaran listrik, telepon, dan air di kantor-kantor pemerintah. Nah sesuai edaran dari kantor pusat, kita disuruh hemat energi, gak tanggung-tanggung minimal 60% dari bulan sebelumnya. Karena ingin supaya beban listrik, air, dan telepon itu hemat, sekarang di kantor AC cuma nyala dari jam 08.00 sd 16.30, lampu banyak yang digelapin terpaksa jendela dibuka supaya ada cahaya, telpon cuma buat urusan kantor, lift cuma nyala satu dan yg mau naik turun 2 lantai diharuskan pake tangga, nah lho.. tersiksa kan. Makanya aku baru sadar kalo hemat energi itu ternyata ngaruh ke Subsidi BBM ya :D :D jadi malu :oops: Eh barusan dapet contoh lagi nih dari Pakistan.

Nah ada sembilan angka pelajaran dibalik kenaikan APBN bagi aku secara pribadi. Meski begitu tetep aja kenaikan harga BBM yang berefek ke biaya transpor, harga kebutuhan pokok dan lainnya menyebabkan kita butuh pengelolaan keuangan yang canggih. Pinggang dah hampir putus karena ikat pinggang yang semakin diketatkan. Tapi kita musti tau cara mengikat pinggang yang baik dan benar dong. Nih aku pernah dapet kiriman file tentang pengelolaan keuangan keluarga. Ayo sapa butuh unduh aja disini. Moga berguna. (File ini aku dapat lewat email dan tidak tau sapa yang bikin jadi berterimakasihlah sama yang bikin).

Baca juga : http://rovicky.wordpress.com (makasih atas gambar-gambarnya)
Berkas di unggah :
1. APBN-P 2008
2. Penjelasan kenaikan BBM Indonesia
3. Penjelasan kenaikan BBM Malaysia (1,2)
4. Laporan dari World Bank 2007
5. Perhitungan keuangan pribadi (ganti extensi DOC dengan XLS)

Kategori: perjalanan (diri) · perjalanan (umum)
Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

BBM naik.. prasangka buruk dan tindakan kita

Mei 11, 2008 · & Komentar

Bentar lagi harga BBM (minyak tanah, solar, premium, dll) akan dinaikkan. Efeknya berantai ke ongkos transportasi baik manusia maupun barang. Akibat biaya transportasi naik maka harga barang naik. Karena harga barang akan naik maka penjual sudah menaikkan harga barangnya sekarang. Sebab jika tidak dinaikkan maka tidak akan ada modal usaha untuk membeli barang selanjutnya. Akibatnya harga barang naik sekarang maka kita langsung sudah merasakan susah padahal harga minyak belum lah dinaikkan. Segitu hebatnya efek kenaikan harga BBM ini padahal BBM bukan kebutuhan pokok seperti hal nya beras. Gila betul ya..

Alasan utama pemerintah menaikkan harga BBM adalah kenaikan harga minyak dunia dari US$ 60 per barel menjadi di atas US$ 120 per barel. Yang berakibat pada meningkatnya subsidi BBM (dan listrik) menjadi 300 trilyun. Baca sini.

Lha emang kenapa kalo subsidi 300T ?
Ini kan tugas pemerintah sebagai negara .. kalo gak becus turun saja.

Setuju. Dan lucunya SBY-JK malah berkoar lebih baik mundur kalo BBM tidak dinaikkan. Piye jal… :D

Ayo kita liat APBN kita. Hitungan sederhana penerimaan dan pengeluaran negara menurut APBN 2008 yang diambil dari situs Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan sebagai berikut :
Penerimaan : 781T (termasuk penerimaan pajak 591 T)
belanja pusat : 573T (termasuk subsidi 97 T dan bunga 91 T)
transfer ke daerah : 281 T (dana bagi hasil)
defisit anggaran : - 73 T (pada harga minyak $60/barel)

Semua perhitungan di atas mengacu pada asumsi dasar sebagaimana disebut pada tabel 11 data di atas, salah satunya harga dasar minyak US$60 dan lifting minyak Indonesia 1.034 juta barel/hari (yang terbukti tidak tercapai).

Jika minyak naik jadi $120/barel maka subsidi (listrik dan BBM) bisa mencapai 300 T yang berarti akan banyak hutang untuk menambal APBN. Cara ini pernah diambil pada masa Orba yang berakibat krisis ekonomi dan krisis BLBI yang berkepanjangan dan masih terasa akibatnya sampai saat ini.

Lha kalo gak bisa utang ya tinggal naikin pendapatannya ato kurangi pengeluarannya tho.. gitu aja kok repot ? Kalo gak becus turun saja…

Setuju lagi. Ini yang dilakukan pemerintah untuk antisipasi jika APBN 2008 terancam, adakah yang belum dilakukan?
1. Menyiapkan dana cadangan pengaman kenaikan minyak Rp 6 triliun
2. Menghemat belanja lembaga dan kementerian
3. Pendapatan ekstra dari daerah penghasil migas
4. Perubahan desain belanja kementerian dan lembaga
5. Menjaga program penggulangan kemiskinan dan momen pertumbuhan ekonomi tidak akan diutak-atik.
6. Mengamankan produksi minyak dan subsidi BBM dari sisi efisiensi
7. Memperbaiki kinerja PLN dan Pertamina
8. Optimalisasi target penerimaan pajak dan dividen BUMN
Kesemua itu telah dilakukan dan ternyata harga minyak dunia yang melambung dari US$60 ke US$120 mengacaukan segalanya. Catat ya.. bahwa kenaikan ini bukan karena pemerintah yang gak becus kerja tapi karena kenaikan harga di seluruh dunia.

Kenapa gak produksi minyak dinaikkan saja? Pasti dengan banyak supply maka harga akan turun. Hukum permintaan penawaran. Dan kenapa pula negara penghasil minyak lainnya (OPEC misalnya) tidak menaikkan produksi minyak? Ada apakah?

Sik tho.. tadi ngomongin BBM Indonesia tapi kok sekarang ke harga minyak dunia. Gak salah nih…

Ya nanti balik lagi kan mudah.. sekarang kenapa harga minyak dunia naik?

harga minyak duniaGini kalo kita baca dari koran dan juga hasil baca tulisan dari majalah Tempo dan mas Rovicky disebutkan bahwa harga minyak yang sebesar US$120 seperti yang terjadi sekarang bukan karena meningkatnya permintaan, tetapi karena tingginya permainan spekulan pada perdagangan komoditas minyak. Jadi begini, krisis subprime mortgage yang terjadi di USA yang merembet ke semua negara di dunia mengakibatkan pasar modal yang sebelumnya lebih banyak bergerak di sektor berbasis investasi sekarang mengincar sektor berbasis komoditas. Semua berlomba memburu untung dari sektor ini. Minyak salah satunya, selain beras dan kedelai. Ini juga yang bikin harga tempe naik kemaren. Perdagangan di sektor komoditas merupakan perdagangan untuk beberapa bulan di muka (misalnya 3 bulan). Jadi harga minyak US$120 tadi merupakan harga minyak untuk pengiriman 3 bulan dimuka (ato tergantung perjanjiannya). Makanya sering disebut sebagai ulah spekulan. OPEC sebagai kumpulan negara penghasil minyak juga tidak ingin menaikkan produksinya sebab pada dasarnya konsumsi minyak dunia juga tidak ada kenaikan. Tidak ada musim dingin, minyak untuk Olimpiade China juga aman, pendeknya pasokan aman. Jadi kebayang kan kenapa harga minyak naik.

Jika begitu berarti ada kemungkinan turun dong…

Betul sekali. Bahkan analisa dari Lehman Brothers memperkirakan harga minyak akan turun ke angka US$80 per barrel. Liat disini.

Kembali ke laptop.. trus gimana supaya harga BBM di Indonesia bisa murah. Katanya negara lain banyak yg lebih murah dari Indonesia padahal bukan negara penghasil minyak.

Wah itu banyak alasannya. Salah satunya karena penduduk negara kita yang sangat besar dan mengkonsumsi minyak yang sangat banyak. Otomatis subsidi yang besar tadi menjadi kecil karena dibagi jumlah penduduk yang besar. Negara lain bisa murah karena dengan Pendapatan Negara yang besar mampu memberikan subsidi yang juga besar, apalagi ditunjang dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit. Jangan tertipu dengan grafik harga minyak per liter, mikir dikit dan liat juga berapa subsidi yang dikucurkan, berapa jumlah penduduknya, berapa pendapatan negaranya, berapa tarif pajaknya, dll dll. Secara konkret agar harga minyak turun (terjangkau) ya diperbesar subsidi BBM nya sehingga yang dibayar masyarakat lebih kecil dari harga pasaran minyak, karena pemerintah menanggung sebagian harga minyak itu.

Nah gitu dong. Gimana caranya subsidi diperbesar?
Ato gini deh.. kalo kamu jadi presiden apa yang kamu lakukan?

Gilo le.. sebenernya banyak cara untuk memperbesar subsidi. Tapi yang pertama musti dibenahi dulu berapa sih sebenernya konsumsi BBM nasional kita. Salah satu caranya dengan kartu kendali BBM yang mo diluncurkan itu. Dengan sistem ini diharapkan konsumsi riil BBM bisa diperoleh. Gak seperti sekarang, BBM subsidi disalahgunakan untuk industri bahkan ada yang diselundupkan untuk ekspor. Kebiasaan lama yang tidak berubah meskipun udah reformasi. Jika ini dibenahi niscaya nilai subsidi bisa ditekan.

Yang berikutnya ya alternatif-alternatif yang bisa dibilang agak ekstrim untuk menambal defisit APBN yaitu penambahan pendapatan negara dan mengurangi pengeluarannya seperti :
- Penyewaan pulau, misalnya Biak untuk peluncuran satelit.
- Penghentian illegal loging dan illegal fishing. Atur yang jelas, tegakkan hukum, hasilnya pasti besar.
- Perbesar penerimaan pajak. Tutup kebocoran penerimaan pajak dan sita harta buat yang gak bayar pajak.
- Ganti hukuman kurungan buat koruptor dengan hukuman denda. 1 tahun sebanding 10 milyar.
- Kaji kembali BLBI dan obligasi rekap bank. Beban bunganya sangat besar dan jika BLBI bisa balik, 600 T, lho wah.. lumayan tuh.
- Bikin proyek padat karya. Bikin jalan yang lebar dan mulus. Bikin pelabuhan. Bikin pagar diperbatasan. Yang penting rakyat kerja dan dapat duit untuk beli kebutuhan pokok. Dari pada nunggu jaring pengaman.
- Potong anggaran yang gak perlu. Gak perlu mobil dinas baru. Gak perlu banyak study banding keluar negeri.
- Kurangi pemakakaian BBM. Gunakan gas yang lebih murah.

Tetapi intinya ya dipenegakan hukum. Kita punya semua aturan yang bagus kok. Cuma implementasinya yang payah.

Gitu ya.. jadi intinya BBM tetep harus naik ya..

Capee de.. ya hitung-hitungannya seperti di atas. Terserah pendapatmu.

Gini aja.. hidup makin susah. Bohong kalo aku juga gak susah kalo BBM dinaikkan. Aku penganut teori chaos lho.. aku percaya butterfly effect. Aku percaya kenaikan harga minyak sedikit saja pasti berpengaruh pada aku. Cuma gimana caranya disaat susah nanti.. kita gak jadi bagian dari yang bikin susah alias nyusahin tapi bagian dari yang bisa membantu pemecahan masalah. Minimal ikut hemat BBM, hindari pemakaian listrik yang boros, dan karena harga beras juga semakin mahal.. mbok ya kamu kalo makan jangan banyak-banyak :D

Halah ndagel.. ini serius.. bisa revolusi di negeri ini kalo BBM naik..

Betul banget.. makanya yang sabar dan yang sadar. Yang sabar ya ngayomi yang lagi emosi. Yang sadar ya kasih tau yang bener. Tetep semangat walau keadaan nanti gak begitu indah. Setiap kesulitan pasti masih ada harapan. Ingat kan pita kuning, simbol harapan. Jadilah bagian dari pita kuning itu. Kalo cuma protes mah anak kecil juga bisa. :)

Baca juga :
http://rovicky.wordpress.com/2008/04/18/hari-ini-harga-minyak-tertinggi/
http://rovicky.wordpress.com/2008/05/07/perlukah-indonesia-keluar-dari-opec/
http://rovicky.wordpress.com/2008/04/21/apakah-konspirasi/

Kategori: perjalanan (umum)
Tagged: , , , , ,

Perpustakaan Pribadi yuuuk.. mari

Mei 5, 2008 · & Komentar

Bukan koleksiku lho..Saat membereskan salah satu ruang di rumah yang biasa aku pake buat nonton film dan nyimpen buku, aku menyadari kalo koleksi buku yang aku punya banyak yang lenyap. Sebagian karena dipinjam, yang umumnya untuk jangka waktu tujuh turunan :lol: , ato terselip di ruang lain yang kemudian menghilang dengan pola kebersihan yang terapkan pembantu di rumah.

Dengan semakin besarnya si kecil, aku tau kalo koleksi buku yang aku punya nantinya akan jatuh ke tangan dia. Ya mirip seperti aku yang udah meminta warisan buku yang dipunyai orang tuaku :P . Koleksi buku si kecil juga sudah mulai harus mendapatkan tempat tersendiri. Saat inilah menurutku saat yang tepat untuk mulai bicara tentang perpustakaan pribadi.

Perpustakaan, menurut UU Republik Indonesia No.43 Tahun 2007 yang diundangkan tanggal 1 November 2007 lalu, adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Sedang Pemustaka adalah pengguna Perpustakaan. Ribet ya.. tapi yang namanya Undang-undang ya pasti ribet. Lha wong bikinnya mahal.. masak sederhana. Halah.. :P

Perpustakaan terdiri atas .. buku.
Salah bos, perpustakaan bukan cuma buku. Emangnya toko buku. Ada banyak tuh yang bisa dimasukkan di dalamnya. Kita copy paste dari Perpustakaan Nasional Indonesia ya.. Perpustakaan Nasional terdiri atas terdiri dari Artikel Majalah, Artikel Surat Kabar, CD Audio, CD Data, CD Video, Foto Dalam Album, Kaset Audio, Majalah Langka, Manuskrip, Mikrofilm Surat Kabar, Mikrofis Buku, Monograf (OPAC), Peta, dan Media Massa Virtual (situs web). Dari rincian yang dipunya perpustakaan nasional ada berapa item yang udah kita punya? :D Paling buku, CD, Kaset, dan … blogroll. Nah terbukti kan kalo blogroll termasuk perpustakaan :D

Oke .. langkah-langkah apa sih yang perlu untuk bikin perpus pribadi?

  1. Pengumpulan, bisa diperoleh dengan :
    warisan, minjem (tujuh turunan) copy, unduh, dan beli. Problem umumnya di dana, karena buku bagi kita belum kebutuhan pokok.
  2. Tempat, kalo sudah terkumpul tentu perlu ruangan khusus untuk menyimpannnya. CD perlu tempat tersendiri, mengunduh perlu hardisk yang besar, belum lagi perawatannya. Kontainer plastik (70rb) cukuplah untuk pemula (seperti aku) selain rak (merk Olimpic 100rb setinggi 180cm)untuk memamerkan koleksi kita.
  3. Inventarisasi, meliputi pencatatan dari mulai diperoleh sampai dengan mengelompokkannya sesuai dengan jenis dan kriteria yang kita mau.

PerpusBicara inventarisasi, berarti bicara tentang subyek perpus (pengetahuan umum, agama, sastra, dll) dan obyek perpus (buku, CD dll). Inventarisasi awal adalah dengan membuat buku Induk. Buku induk memuat informasi nomor induk, tanggal masuk koleksi, nama pengarang, judul, penerbit, tahun terbit, asal koleksi (beli, waris, copy, atau tukeran), harga, kolasi (jumlah halaman, lampiran), dan nomor panggil (kode yang mewakili koleksi tercatat di punggung buku, menunjukkan lokasi buku di jajaran koleksi di rak). Pengisian buku induk sekaligus sebagai kegiatan pencatatan data bibliografis yang akan dituangkan dalam katalog. Katalog ini biasanya terbagi 3 yaitu katalog subyek, katalog pengarang, dan katalog judul. Setelah dimasukkan dalam buku induk, tulis nomor induk di tiap buku. Biasanya tidak berlaku untuk majalah dan Media Massa Virtual (situs web).

Dari sekian banyak jenis pengklasifikasian subyek, yang sering dipake adalah Dewey Decimal Classification (DDC). Klasifikasi Dewey DDC ini dibuat oleh John Melvil Dewey tahun 1800-an. Subyek dalam DDC dibagi sepuluh kategori. Dan jujur saja sewaktu aku mulai membaginya agak kesulitan menentukan jenis dari suatu buku masuk ke klasifikasi yang mana. Pembagian dengan metode ini mungkin ini dapat membantu.

  • 000 untuk General Science (Ilmu Umum), What is unclassified elsewhere?
  • 100 Pscyology (Psikologi), Who am I ?
  • 200 Religion (Agama), Who made me ?
  • 300, Social Science (Ilmu Sosial), Who is that person ?
  • 400 Language (Bahasa), How can I communicate ?
  • 500 Pure Science (Ilmu Murni), What do I know about nature ?
  • 600 Applied Science (Ilmu-Ilmu Terapan), How can I use what I know about nature ?
  • 700 Art (seni), What do I do in my leisure time ?
  • 800 Literature (Sastra), What are the great writing ?
  • 900 History and Geography (Sejarah dan Geografi), Where can we go and where have we been ?.

Setiap kategori pembagian masih dapat dibagi lagi dalam sub-sub tertentu, seperti ini misalnya.

Kelebihan lain dari sistem DDC adalah memudahkan untuk ditambahkannya subjek/tema-tema baru. Pada saat pertama kali diterbitkan pada 1876, manual DDC hanya terdiri dari 44 halaman. Sedangkan dalam Edisi 21 yang diterbitkan pada 1996, manual DDC mencapai tebal lebih dari 4000 halaman. DDC memungkinkan penambahan subjek baru karena DDC menggunakan sistem desimal. Bentuk kodenya harus lebih dari tiga digit; setelah digit ketiga akan ada sebuah tanda titik sebelum diteruskan angka berikutnya. Jika memerlukan klasifikasi Dewey ini silakan menghubungi Perpustakaan Nasional yang dibagikan secara gratis (katanya lho ya..)

Nah, .. buku dah ada, ruang dah tersedia, inventarisasi dah tau caranya.. apalagi yang belum ? Proses dong.. jalan.. kerja.. wah bro.. kalo musti ngetik segituu banyak ya capee dech..

Kalo gak mau capek ya cari software untuk mengerjakannya. Salah satu yang aku pake adalah Perpustakaan (Light Version 2.5). Ini program free license dengan lebih dari 2000 buku dan bisa untuk 500 pengguna. Silaken unduh di sini.

Sip.. udah semuanya.
Silaken dicoba dan jangan pelit-pelit kalo punya buku banyak. Maksudku jangan pelit untuk membagi ilmu yang didapat dengan membaca.

Membaca .. memperkaya diri.
Menulis.. memperkaya orang lain.
(alias sedekah.. :D )

Baca juga :
http://istanabuku.wordpress.com/2008/04/04/mengelola-perpustakaan-pribadi/
http://jaen2006.wordpress.com/2006/12/08/lebih-dekat-dengan-%E2%80%9Cperpus%E2%80%9D/

Kategori: perjalanan (umum)
Tagged: , , , , , , ,

Ayo belajar nulis aksara Jawa

April 12, 2008 · & Komentar

Sebagai orang Jawa ya sudah sepantasnya tho, kalo aku juga mempopulerkan cara menulis menggunakan huruf Jawa. Sebab berdasarkan penerawangan yang aku lakukan melalui primbon 6 huruf ternyata aksara Jawa ini telah diusulkan oleh Jason Glavy (orang Jepang) dengan nama Tjarakan ke Unicode, bahkan perusahaan Agfa Monotype juga telah membuat contoh font Javanese. Nah lho ...

So, mosok aku sing orang jowo ora gelem membudayakannya ..
Inggih tho..

Opo tho aksara Jawa itu ?

Aksara jawa berbeda dengan huruf Latin yang kita gunakan sekarang ini untuk menulis. Aksara jawa terdiri dari :

1. Aksara Carakan
Aksara inti yang terdiri dari 20 suku kata ato biasa disebut Dentawiyanjana, yaitu :
ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga ;

2. Aksara Pasangan
Bentuk mati (huruf) dari aksara inti, yaitu :
h, n, c, r, k, d, t, s, w, l,
p, dh, j, y, ny, m, g, b, th, ng
;
pasangan

3. Aksara Swara
Biasanya untuk huruf awal penulisan nama kota ato nama
orang yang dihormati yang diawali dengan huruf hidup,
yaitu : A, I, U, E, O

4. Aksara Rekan
Untuk penulisan huruf-huruf yang berasal dari serapan bahasa
asing, yaitu : kh, f, dz, gh, z

5. Aksara Murda
Biasanya untuk huruf awal penulisan nama kota ato nama
orang yang dihormati, yaitu : Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Nya, Ga, Ba

6. Aksara Wilangan
Untuk penulisan bilangan dalam bahasa Jawa,
yaitu angka 1 s/d 10 dalam aksara Jawa.

7. Tanda Baca (Sandangan)
Merupakan tanda baca yang biasa digunakan, huruf hidup
serta huruf mati yang biasa dipakai dalam bahasa sehari-hari,
yaitu tanda : koma, titik, awal kamimat, dll
huruf : i, o, u, e.
huruf mati : _r, _ng, _ra, _re, dll

Setelah menguasai aksara-aksara di atas, kita tidak bisa langsung menggunakannya untuk menulis sebagai mana ejaan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebab ada beberapa hal yang menjadi perkecualian dan menjadi aturan tambahan.

Tambah pusing ? Gak po po .. wajar .. aku yang wong jowo wae sering salah.

Tadi sempat disebut kalo orang luar udah bikin font aksara jawa untuk bahasa komputer. Tetapi jangan salah, di sini pun dah ada yang jago dan malah juga udah berusaha mendaftarkannya ke Unicode, Budi Teguh Sayoga namanya. Bahkan kangmas Sayoga ini telah membuat bahasa ANSI (bukan Unicode) untuk dibagikan gratis sehingga kita bisa menuliskan aksara Jawa ini di komputer dengan keyboard selayaknya kita mengetik biasa. Penasaran kan ? Silakan masuk ke situsnya kangmas Sayoga. Ato ambil font hanacaraka disini dan ubah file ekstension nya dari PPT menjadi ZIP.

Oh ya, biasanya kalo membaca suatu artikel gak puas kalo belum mencoba. Tulisan di bawah dibuat menggunakan font hanacaraka nya kangmas Sayoga. Coba baca tulisannya dan jawab di kolom komentar ya.

Matur nuwun, pareng.

baca dong
Sumber :
- http://hanacaraka.fateback.com/
- http://www.omniglot.com/writing/javanese.htm
- http://www.geocities.com/jglavy/asian.html
- http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/jawa/jawa.htm
- http://www.joglosemar.co.id/hanacaraka/hanacaraka.html
- http://www.christusrex.org/www1/pater/JPN-javanese-huruf.html
- http://yulian.firdaus.or.id/2005/04/20/unicode-hanacaraka/
- http://id.wikipedia.org/wiki/Hanacaraka

Kategori: perjalanan (umum)
Tagged: , , , , , , , , ,