Orgasme Komentar dan Komentar Silaturahmi

Salah satu forum yang aku ikuti lagi marak bahas tentang “single line post” yaitu suatu komentar tapi cuma sebaris, semacam : “bagus.. ” , “lagi dong..” , “pertamax”, ato cuma lambang semacam๐Ÿ™‚ ato๐Ÿ˜› . Salah satu alasan pihak moderator adalah komentar semacam ini hanya akan memberatkan bandwith. Ada lagi, komentar “single post” itu cuma bikin bete. Bagaimana gak bete kalo lagi baca artikel bagus, komentar atas artikel itu hanya kalimat pendek berupa : “PERTAMAX”. Bikin yang baca aja bete apalagi yang nulis (kalee…). Alasan lainnya adalah komentar semacam ini termasuk golongan junk post dan hanya ingin segera naik peringkat saja. Sebab banyak di antara forum-forum tersebut memberi peringkat kepada anggotanya berdasarkan banyak sedikitnya posting-an yang diberikan dalam forum.

Diskusi semakin menghangat ketika salah satu anggota berpendapat bahwa lebih baik melarang pengiriman video saja sebab ini lebih nyata membebani bandwith dibanding komentar. Dan bahwa terkadang satu simbol๐Ÿ™‚ lebih berarti dari pada rentetan kata-kata yang tidak jelas maksudnya.

Apa sih yang diharapkan dari sebuah komentar ?

Dalam membuat suatu thread ato artikel baru, aku tidak mengharapkan suatu komentar yang menggunung … tapi tetap suatu komentar perlu bagi perjalananku. Aku hanya berusaha menulis apa yang sekarang ingin aku tulis … bahwa nanti banyak komentar itu soal kedua. Yang jelas perjalananku harus semakin berarti, minimal bagi diriku.

Beberapa thread yang aku buat dalam forum tersebut, memang mengundang banyak komentar. Sebagian karena kenal maka berkomentar, sebagian lagi karena berbeda pendapat, sebagian lagi karena setuju, dan sebagian karena pengen “nambah point” tadi. Bahkan ada salah satu thread yang aku buat ditutup oleh moderator karena malah jadi ajang serang mencari kecacatan masing-masing. Meski aku udah mengiba-iba (drama queen๐Ÿ˜‰ ) sama moderator agar dihidupkan kembali (dan hanya mem-banned peng-komentar yang “garang”) tapi tidak berhasil dan tetep di tutup. Jika terjadi seperti ini kayaknya mending thread yang aku buat di komentari “PERTAMAX” sampai berjibun deh ..dari pada komentar yang bermutu dan panjang yang malah pada akhirnya “membakar lumbung padi dari pada mematikan tikusnya”.

Salah seorang blogger yang aku kagumi pernah menulis bahwa dia bukan type orang yang akan orgasme melihat banyak komentar masuk dalam blog nya. Mau sedikit ato banyak yang berkomentar dia akan tetap menulis dan menulis apa yang dia sukai. Tulis apa yang ingin ditulis hmm.. menarik juga .. cuma kalo yang ditulis gak menarik apa gak jadi semacam “junk article” ya .. ah biarin aja yang penting bukan komentar yang “junk comment” hehehe๐Ÿ™‚. Toh ini lagi bahas komentar bukan artikel.

Seseorang yang lain menulis bahwa dia semakin sering menerima (dan mengirim) apa yang diistilahkan sebagai komentar silaturahmi. Komentar yang didasari rasa persaudaraan dan semacam “kewajiban” untuk saling memberikan komentar atas suatu thread ato artikel. Salah satu alasan untuk mengirim komentar semacam ini adalah “keberadaan”, menunjukkan bahwa “si aku” masih ada. Cuma lagi sibuk jadi cuma bisa kirim komentar dan bukan bikin artikel baru .. hehehe๐Ÿ™‚

Setiap orang boleh membenarkan alasan apapun dibalik junk post ato single post. Bahwa terkadang post-post semacam itu yang membuat suatu blog menarik dan bukan komentar berbobot yang malah membuat sang artikel menjadi kerdil.

Dan bagaimana dengan artikel ini .. apakah kamu akan membuat menjadi kerdil ato malah cuma sebaris komentar bernada jerih ..

Terserah … mau silaturahmi ato bikin aku orgasme .. ach ..

2 responses to “Orgasme Komentar dan Komentar Silaturahmi

  1. bagus

    (hihihihihihihi keren kan)

  2. Ping-balik: I will use google before asking the dumb question ! .. (kalo ingat lah :) ) « perjalanan @nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s