Ciri seorang sahabat adakah padamu

friendship

Berbicara tentang sahabat merupakan siksaan tersendiri buat aku. Hai ini didasari kenyataan bahwa terkadang orang yang kita anggap sahabat justru hanya menganggap kita sekedar sebagai teman biasa. Seorang teman, sebut saja namanya Acong, pernah mengeluh bahwa temennya, kita sebut saja Yank (dari kata Yankie karena ke barat-baratan 🙂 ) selalu mengeluh tentang segala hal kepadanya. Hampir pecah kepalaku mendengar cerita-ceritanya, tambah Acong. Aku kaget sekaget kagetnya. Sebab beberapa waktu yang lalu Yank pernah cerita kalo Acong adalah sahabat terbaiknya yang mampu mendengar segala keluh kesahnya. Yang selalu ada saat Yank membutuhkan. Aku sendiri melihat selama ini emang Cong-Yank sebagai laiknya pasangan yang ideal. Jika kamu menjadi Yank dan tau omongan Cong, apa yang akan kamu bilang?

Di dalam mobil di suatu perjalanan panjang menuju kota tempat lahirku, orang yang selama ini aku anggap sahabat dan (memang) beberapa waktu sempat berbeda kota bercerita tentang kehidupannya. Dia berkata bahwa sahabat-sahabatnya lah yang selama ini selalu mendukung ide-idenya dan membuatnya menjadi orang seperti sekarang ini. Namaku tidak sekali pun disebutnya. Shame on me ..
Cerita di atas masih ditambah dengan kenyataan bahwa suatu ketika orang yang aku anggap “temen biasa” ternyata dengan bangga menyebut diriku “sahabat”-nya. Bergetar aku mendengar hal itu. Suatu ke-malu-an yang sangat besar memukul diriku.

Kenyataan ini menyadarkan bahwa batas antara sebutan “teman” dan “sahabat” begitu tipisnya. Dan bahwa batasan antara “teman” dan “sahabat” ternyata dibuat oleh diri kita aku sendiri. Ini juga menimbulkan pertanyaan baru, bolehkah aku menempatkan kata teman ato sahabat dalam sosok orang yang aku kenal ? Siapa yang memperbolehkan? Jika boleh, kapankah saat itu? Apa syarat seseorang boleh disebut teman ato disebut sahabat ?

What is a friend ? A single soul dwelling in two bodies.
Aristotle

Bahkan kata teman ato sahabat telah menjadi pertanyaan pada dahulu kala. Kata sahabat dalam pembatas buku yang aku punya bertulis : “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabat Nya (Yoh 15:13)” dan “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran (Amsal 17:17)”. Ciri sahabat disini adalah kasih. Jika kasih menjadi ciri seorang sahabat berarti sahabat tidak selalu menjadi orang yang kita kenal. Sedangkan teman pastilah kita kenal. Begitukah ? Ato kita balik pertanyaan kita. Bagaimana kita bisa pantas disebut sahabat ? Ciri apakah yang melekat pada kita sehingga kita bisa disebut sahabat ? Kasih.. bersedia membantu dalam kesukaran.. memahami.. selalu ada.. memberi nasihat yang baik.. jujur.. tidak mengharap balasan .. pasti banyak kriteria yang bisa kita sematkan yang ujung-ujungnya malah membuat kita tidak layak disebut sahabat oleh orang lain.

Bagaimana dengan kriteria yang ini : bisa memahami maksud kita meski kita tidak secara tegas menyatakan maksud kita. Jika kita memegang perut, dia langsung memahami bahwa kita lapar dan mengajak makan.😀 sahabat yang baik kan .. Ato kriteria yang ini : bisa memberikan lebih dari yang kita harapkan. Jika kita bersedih, dia bisa mendengar keluh kesah kita dan bahkan membuat kita tertawa, melupakan kesedihan kita. Bagaimana kedua kriteria tadi? Bolehkah disebut kriteria sahabat yang baik?

Tentu saja boleh. Dan dengan jujur aku bisa menunjukkan siapa sosok yang pantas dijadikan sahabat jika kedua kriteria tadi kita jadikan patokan. Tau gak maksud kalimat di bawah ini :

Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit

Emang ada mafia di senayan, siapa mafia di senayan, ada siapa saja di senayan, siapa tukang buat peraturan, serba tidak jelas maksud kalimat di atas. Tetapi “sahabat yang baik” juga mampu mengartikannya secara jelas bahkan lebih.

Bagaimana dengan berita ini tentang pengalihan fungsi hutan lindung menjadi kota. “Sahabat yang baik” tidak hanya mendukung bahkan lebih dari itu juga membuatnya menjadi sebuat hal yang benar sesuai peraturan. Suatu pemberian lebih dari yang diharapkan. Toh tidak sampai memberikan “nyawa” nya, cuma martabatnya. 😀 Sahabat yang baik ada di senayan. Betuuull ?? (Zainuddin MZ : Mode ON)

Bagi aku pribadi seorang sahabat adalah yang mampu berkata “kamu salah” ketika aku melakukan kesalahan dan tidak membiarkannya dengan alasan “tidak enak mengatakannya”. Seorang sahabat bagiku adalah yang mampu membuatku menelan empedu jika memang akan membuatku sembuh. Seorang sahabat bagiku adalah yang tidak selalu mendukung setiap keinginanku tetapi mengingatkanku akan konsekwensi dari keputusanku. Seorang sahabat bagiku adalah Slank dengan lirik lagunya dan KPK dengan tindakannya. Sahabat adalah yang mempedulikan kita.

Oh ya, yang bingung dengan kode di gambar Our Friendship Story di atas ini artinya :

Once upon a time, I was lonely; looking for somebody; who would be like me in everyway; so that we two had something in common to do and say.Then I found you one day and said; “You will be my forever friend”; you made me so happy, you bright end up my life; we got along so well and had lots of fun in our own stride…

And now I just can not imagine what I would have done without you; for you are so wonderful, funny and sweet. You are my dream-come-true; so, dear friend, say you will always be there, to share in my good and bad times and to tell me ‘You care’.

Lihat, aku tidak membiarkanmu bingungkan. Aku peduli.😀

13 responses to “Ciri seorang sahabat adakah padamu

  1. mengkritik sahabat adalah hal yang paling sulit saya lakukan.. meski itu berarti saya bukan sahabat yg baik..

    # memang mas.. sama sulitnya menerima protes karena kita tidak mengingatkan dia

  2. baiklah mas,

    telan ini !!!! TELAN!!!!! *menyuapi dengan paksa segenggam besar empedu
    (supaya dibilang sahabat)

    # rere .. (dengan gaya kebapakan) .. aku sakitnya minggu lalu .. hari ini udah sembuh

  3. Mengkritik seseorang memang ga mudah, saya pernah mengalami hal yang sampai sekarang saya sesali.
    Karena udah berteman lama, kita berdua rencana mau buka-bukaan, karena temanku tadi mau dipindahkan ke unit kerja lain. Temanku tadi minta pendapat, dan saya bilang bahwa saya pernah mendengar pendapat atasan tentang dia, dengan pesan bahwa itu belum tentu benar…ternyata malah teman tadi menjadi ribut menjelaskan pada saya bahwa dia tak seperti itu. Padahal maksudku, bahwa ada pendapat dari atasan tentang dia, yang paling tidak dia harus meyakinkan dengan sikap dan perilakunya bahwa dia tak seperti yang dipersepsikan. Dan saya memahami, bahwa sebetulnya memang temanku tak seperti itu, tapi memang dari sikapnya menimbulkan ada beberapa persepsi yang berbeda.

    Wahh saya menyesalnya setengah mati, padahal temanku tadi sudah saya anggap sebagai sahabat.

    Berbekal pengalaman ini, saya menjadi berhati-hati jika diminta pendapat, walaupun empat mata, tentang kelemahan seorang teman baik. Tapi saya juga mengenal, orang yang secara terbuka menerima kritikan bahkan dari anak buahnya….jadi akhirnya memang saya harus memilih teman, dimana kita benar-benar bisa sehati….dan saling mengkritik untuk kebaikan.

    # minta pendapat kok malah marah .. aneh ..
    saya juga pernah punya atasan yang minta pendapat tentang suatu case.. empat mata.. besoknya di depan forum saya dibilang mau mengatur dia .. aneh .. anakbuah ngatur atasan .. aneh ..😀

  4. *hari ini bayar, besok gratis..*

    hihihi

  5. sahabat is a half soul in our life (so for me is HIM) !!
    intinya kasih kritik dengan halus dan emang ada benarnya, jangan asal kritik😉

  6. Sahabat? :)… Memang sakit kalau mendengar kata “Sahabat” sedih rasa nya (ini beneran sedih). Kiki dulu punya seseorang yang kiki bilang dia sahabat, tapi sakit rasanya satu waktu dia bilang “Lo kan teman gue, dan teman itu tempat untuk disusahin… hanya untuk disusahin…”. Menurut dia kalo gue teman nya dia, maka gue adalah tempat untuk dibuat susah, tapi ngga’ untuk di ajak senang.

    Tapi dia konsisten dengan katanya, sewaktu kiki butuh bantuannya🙂 dia selalu tak ada buat kiki. Kadang sedih banget kalo inget itu. Tapi kiki ngga’ pernah berhenti mencoba untuk jadi seorang sahabat yang baik.

    Belajar untuk menjadi seorang sahabat yang baik, menjadikan kiki orang yang bisa dibilang punya kepintaran emosional. Kiki bisa merasakan perasaan orang dari mimik muka, suara, kata, intonasinya, cara tertawa, tersenyum berjalan.

    Sampai sekarang kiki masih mencari orang yang disebut sahabat. Yang mau mempercayakan punggung nya di punggung kiki, dan kiki mempercayakan punggung kiki di punggungnya. He he he itu ada di film Conan the movie.

    # aduh.. aku kok langsung seperti mengalaminya langsung ya.. pedih
    maap tapi aku bilang tuh tolol banget kalo teman untuk saat susah, dan sahabat untuk saat senang
    sahabat itu seperti tangan dan mata
    saat tangan terluka mata menangis
    dan saat mata menangis tangan mengusapnya

  7. Permisii assalamu’alaikum
    Kalo saya sahabat tuh memang mangasyikan
    coz dia mampu mengertikan kita apa adanya, saat di kala kita sedih dia hadir tanpa di undang, dan dapat menjadi pelipur lara, Walau kadang terasa amat menyakitkan
    Tapi ku akui tanpa sahabat kita akan merasa kesepian percayalah

    # akur juragan🙂

  8. Seneng aja dech kalo ada kata sahabat di sebut
    pokoknya mak nyuuuss
    wekekeke

    # betul mas.. kata “teman” aja udah mak nyuus.. apalagi kata “sahabat”

  9. aku bahagia punya 2 orang sahabat tapi terkadang selalu aja ada konflik yang mengguncang persahabat yang ku jalin selama ini. tekadang ada satu ataw lebih sikap yang terkadang menjengkelkan tapi di saat jauh aku akui aku butuh mereka. tapi 1 yang ku ga suka terkadang persahabatan ku tak sehat kadang satu sama lain saling mengadu dombakarna perasaan iri.
    sekarang ku bingung harus bersikap seperti apa dalam menghadapi sahabat-sahabat ku.

    # ngeselin ya mbak kalo kayak begitu. tapi, lepas saja. berikan dirimu dan jangan mengharap banyak. ada lah saat dibutuhkan dan jangan tinggalkan saat dia mengalami kesulitan. moga langgeng ya mbak…

  10. aku kangen banget sama sahabatku

  11. seorang pujangga bilang..
    suatu ketika cinta bertnya pd persahabtan,knpa kmu ada sedangkn diriku tlah ada,kmudian persahatan mnjawab,,aq ada untuk mnciptakn senyumn mnakala kmu mnjelma jadi air mata,,
    pie maksute mas,,
    sahabat?
    teman?
    pacar?
    semua apkh berlndaskn cinta????????

    # yup

  12. mengingat kan sahabat buat saya adalah suatu hal yang sulit, tp bukan berarti saya tidak peduli,,, terkadang hal apa yang kita sampaikan takut di salah artikan oleh sahabat kita, dengan pikiran pikiran negatif yang merasuk di pikirannya,,, padahal maksud dan tujuan kita baik,,

  13. saya kangen sahabat saya,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s