Belajar melihat dari Leila Ch. Budiman

sepotong

Kesenanganku melihat “orang susah” diawali dengan seringnya baca “Oh Mama, Oh Papa”, suatu rubrik di Majalah Kartini. Tentu saja saat itu bukan cerita orang susahnya yang dicari tapi kisah percintaannya yang diliat. Secara masih culun dan lagi seneng-senengnya cinta ama monyet. Apalagi endingnya dibiarkan terbuka ..wah semakin rame. Lebih menarik dari cerpen di majalah Anita Cemerlang deh ..😀 jadul banget ya diriku. Semakin lama mulai timbul pergeseran cara membaca. Lambat laun mulai membaca bagaimana cara pembaca menanggapi berbagai persoalan “orang susah” yang ada. Terlebih lagi dengan semakin berumur, semakin merasa bahwa banyak masalah yang mirip. Dan akhirnya berlabuhlah ke konsultasi psikologi di Kompas yang diasuh ama bu Leila. Masak lelaki muda yang beranjak dewasa ini duduk manis di ruang tamu sambil baca majalah Kartini dengan sampul depannya wanita berumur dan bersanggul, ya malu tho.

Lebih jauh tentang aku dan Leila Ch. Budiman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s